Pengembangan Instrumen Pengukuran Karakter Dimensi Kemandirian Dan Integritas Diri Pada Remaja Siswa SMA/SMK

Main Article Content

Nyoman Dantes
Ni Nyoman Lisna Handayani

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen pengukuran karakter pada para remaja siswa di Provinsi Bali. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan tahap-tahap sebagai berikut: (1) fase pengembangan, dan (2) fase penilaian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Subyek penelitian ini adalah siswa-siswi SMA/SMK Negeri di Provinsi Bali, yang dipilih dengan menggunakan teknik random. Produk tahun pertama adalah menghasilkan instrument pengukuran karakter dimensi kemandirian dan integritas diri, untuk para remaja siswa SMA/SMK. Produk tahun kedua adalah standarisasi instrumen pengukuran karakter dimensi kemandirian dan integritas diri pada para remaja siswa SMA/SMK. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Tahapan pengembangan instrumen karakter pada dimensi kemandirian dan integritas diri pada para remaja siswa SMA/SMK meliputi: (1) Define, (2) Design, (3) development, dan (4) disseminate. Kedua, Pada tahap validasi instrument pendidikan karakter dimensi kemandirian dan integritas diri dilakukan melalui tahapan validasi validasi ahli. Validasi dilakukan oleh 1 ahli yang berasal dari kalangan dosen yang berkompenten dibidangnya. Hasil yang didapat dari validasi ahli rata-rata skor validitas capaiannya 0.965. Ketiga, Validitas Empirik berbasis validasi model klasik terkait dengan instrumen karakter pada dimensi kemandirian dan integritas diri pada para remaja siswa SMA/SMK semua soal dinyatakan valid dan berdasarkan hasil perhitungan didapat reliabilitas soal sebesar 0,93 berada pada kategori “sangat tinggi”.

Article Details

How to Cite
Nyoman Dantes, & Ni Nyoman Lisna Handayani. (2021). Pengembangan Instrumen Pengukuran Karakter Dimensi Kemandirian Dan Integritas Diri Pada Remaja Siswa SMA/SMK. WIDYALAYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 1-12. Retrieved from http://jurnal.ekadanta.org/index.php/Widyalaya/article/view/140
Section
Articles

References

Buku
Brunning, R. D., Bloomfield, C. D., Mckenna, R. W., & Peterson, L. (1975). Bilateral trephine bone marrow biopsies in lymphoma and other neoplastic diseases. Annals of internal medicine, 82(3), 365-366.
Cloninger, C. R. (2006). The science of well-being: an integrated approach to mental health and its disorders. World psychiatry, 5(2), 71.
Majid, A., Wardan, A. S., & Andayani, D. (2011). Pendidikan karakter perspektif Islam. PT Remaja Rosdakarya
Mahmud. 2010. Psikologi Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Muhammad Surya. 2003. Teori-Teori Konseling. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan. Pendidikan Karakter. Jakarta: Depdiknas.
Santoso, Kurniawan Adi. (2019). Pendidikan untuk Menyamput Masyarakat 5.0.https://www.alinea.id/kolom/pendidikan-untuk-menyambut-masyarakat-5-0-b1XcI9ijL. Diakses tanggal 20 Februari 2021.
Siregar, R. (2011). Macro-prudential approaches to banking regulation: perspectives of selected Asian central banks.
Triyani, D., NSS, R. L. P., & Santoso, A. (2018). Motivasi Pekerja Ojek Konvensional Dalam Persaingan Bisnis Transportasi Online (Studi Pada Jasa Ojek Pangkalan Di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang). Solusi, 16(1).
Vinet, L., & Zhedanov, A. (2011). A simple sequentially Rjective multiple test procedure. J Phys A Math Theor, 44(8), 085201.
Wahidin, U. (2017). Pendidikan Karakter Bagi Remaja. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 2(03).
Zubaedi, D. P. K. (2011). Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Jurnal
Anisa, A. (2020). Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di SD Islam As-Salam Dan Daarul Fikri Malang. Ibtidai'y Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(2), 41-56.
Freud, S. (2001). The Complete Psychological Works of Sigmund Freud Vol. 3: Early Psycho-Analytic Publications (Vol. 3). Random House.
Hilmawan, R. B. (2018). Hubungan self awareness dengan deindividuasi pada remaja pengguna digital piracy (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
Kerlinger, P. (2002). Assessment of the Impacts of Green Mountain Power Corporation's Wind Power Facility on Breeding and Migrating Birds in Searsburg, Vermont: July 1996--July 1998 (No. NREL/SR-500-28591). National Renewable Energy Lab., Golden, CO.(US).
Khairunnisa, A. (2013). Hubungan religiusitas dan kontrol diri dengan perilaku seksual pranikah remaja di MAN 1 Samarinda. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(3).
Nur, L., Nurani, L. A., Suryana, D., & Ahmad, A. (2020). Rasch model application on character development instrument for elementary school students. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 19(3), 437-459.
Pattaro, C. (2016). Character Education: Themes and Researches. An academic Literature Review. Italian Journal of Sociology of Education, 8(1), 6-30. doi: 10.14658/pupj-ijse-2016-1-2
Rijal, S., & Bachtiar, S. (2015). Hubungan Antara Sikap, Kemandirian Belajar, dan Gata Belajar dengan Hasil Belajar Kognitif Siswa. Jurnal Bioedukatika, 3(2), 15-20. DOI: 10.26555/bioedukatika.v3i2.4149.
Supriyanto, A., & Wahyudi, A. (2017). Skala karakter toleransi: konsep dan operasional aspek kedamaian, menghargai perbedaan dan kesadaran individu. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 61-70.

Makalah
Dharmawan, N. S. (2018). Implementasi pendidikan karakter bangsa Pada mahasiswa di perguruan tinggi. Makalah dipresentasikan pada Pembinaan Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa PTS di Lingkungan Kopertis Wilayah VIII, Universitas Udayana Denpasar.