Itihasa Sebagai Model Pendidikan Holistik: Integrasi Filsafat, Agama, dan Kebudayaan

Main Article Content

Ida Bagus Gede Subawa

Abstract

Pendidikan kontemporer menghadapi krisis mendasar berupa fragmentasi antara pengembangan intelektual, pembentukan karakter, dan internalisasi nilai spiritual serta kultural. Dominasi pendekatan teknokratis dalam pendidikan menyebabkan terpinggirkannya sumber-sumber kearifan tradisional yang sejatinya menawarkan model pendidikan yang lebih utuh dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Itihasa sebagai model pendidikan holistik yang mengintegrasikan dimensi filsafat, agama, dan kebudayaan, serta menegaskan relevansinya bagi pengembangan paradigma pendidikan masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan, dipadukan dengan analisis filosofis dan hermeneutik terhadap teks-teks Itihasa serta literatur pendukung di bidang filsafat pendidikan, pendidikan agama, dan kajian kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Itihasa merepresentasikan sistem pendidikan holistik yang utuh, di mana dimensi filsafat berperan dalam pembentukan nalar kritis, etika, dan kebijaksanaan; dimensi agama berfungsi sebagai fondasi pendidikan spiritual dan pembentukan karakter; serta dimensi kebudayaan menjadi medium transmisi nilai dan identitas sosial. Integrasi ketiga dimensi tersebut menjadikan Itihasa sebagai paradigma pendidikan transdisipliner yang mampu menjawab krisis karakter, fragmentasi kurikulum, dan krisis makna dalam pendidikan kontemporer. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi Itihasa sebagai sumber pedagogi reflektif dan kontekstual, baik dalam pengembangan kurikulum, pendidikan karakter, maupun pendidikan agama yang substantif dan inklusif.

Article Details

How to Cite
Ida Bagus Gede Subawa. (2025). Itihasa Sebagai Model Pendidikan Holistik: Integrasi Filsafat, Agama, dan Kebudayaan. WIDYALAYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 151-164. Retrieved from http://jurnal.ekadanta.org/index.php/Widyalaya/article/view/686
Section
Articles

References

Arendt, H. (1958). The human condition. University of Chicago Press.
Banks, J. A. (2008). An introduction to multicultural education (4th ed.). Pearson Education.
Biesta, G. (2015). Good education in an age of measurement: Ethics, politics, democracy. Routledge.
https://doi.org/10.4324/9781315635812
Bruner, J. S. (1996). The culture of education. Harvard University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.
Flood, G. (1996). An introduction to Hinduism. Cambridge University Press.
https://doi.org/10.1017/CBO9780511804497
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. Herder and Herder.
Gadamer, H.-G. (2004). Truth and method (2nd rev. ed., J. Weinsheimer & D. G. Marshall, Trans.). Continuum.
(Original work published 1960)
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.
Hiltebeitel, A. (2001). Rethinking the Mahabharata: A reader’s guide to the education of the dharma king. University of Chicago Press.
Klostermaier, K. K. (2007). A survey of Hinduism (3rd ed.). State University of New York Press.
Lickona, T. (2012). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Lipman, M. (2003). Thinking in education (2nd ed.). Cambridge University Press.
https://doi.org/10.1017/CBO9780511840273
Miller, R. (2007). What is holistic education? Encounter: Education for Meaning and Social Justice, 20(3), 5–12.
Narvaez, D., & Lapsley, D. K. (2009). Moral identity, moral functioning, and the development of moral character. In D. M. Bartels et al. (Eds.), Moral judgment and decision making (pp. 159–180). Academic Press.
https://doi.org/10.1016/S0079-7421(08)00408-8
Nussbaum, M. C. (2010). Not for profit: Why democracy needs the humanities. Princeton University Press.
Parekh, B. (2006). Rethinking multiculturalism: Cultural diversity and political theory (2nd ed.). Palgrave Macmillan.
Radhakrishnan, S. (1951). Indian philosophy (Vols. 1–2). George Allen & Unwin.
Rāyāṇa, R. (2009). Itihāsa-Purāṇa tradition in Indian thought. Motilal Banarsidass.
Taylor, C. (1994). Multiculturalism: Examining the politics of recognition. Princeton University Press.