Ajaran Kepanditaan dalam Teks Tattwa Dhangdhang Bang Bungalan Indonesia

Main Article Content

I Wayan Kariarta
Ni Wayan Suantini

Abstract

Teks Tattwa Dhangdhang Bang Bungalan berisi dialog antara Jnanin dalam kerajaan bernama Dhangdhang Bang Bungalan dan putrinya yang bernama Sang Saptati. Dhangdhang Bang Bungalan, yang sempat merasakan kerinduan untuk bersilaturahmi dengan Sang Manon (Tuhan Yang Maha Esa), ingin meninggalkan kenikmatan dunia dan berusaha kembali ke keadaan alamnya (sunya). Di satu sisi, putrinya yang masih kecil sangat tertarik dengan kecerdasan ayahnya, jadi dia datang kepada ayahnya untuk bertanya tentang ajaran agama dan tujuan setiap ilmu pengetahuan. Ada dua jenis pengetahuan, yaitu parawidya dan aparawidya. Bagi mereka yang ingin menjadi imam utama, mereka berkewajiban untuk mematuhi untuk mempraktikkan sadhana dan memurnikan diri dengan Tri Kaya Parisudha. Kabuddhayan dan Kanirasrayan adalah dua sistem kepercayaan yang harus dipertimbangkan jika Anda ingin menjadi satu dengan Manon. Jika praktik (sadhana) yang dilakukan tidak sempurna, pendeta yang bersangkutan akan terlahir kembali ke dunia.

Article Details

How to Cite
I Wayan Kariarta, & Suantini, N. W. (2020). Ajaran Kepanditaan dalam Teks Tattwa Dhangdhang Bang Bungalan. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 1(1), 81-92. Retrieved from http://jurnal.ekadanta.org/index.php/sruti/article/view/64
Section
Articles

References

Darmawan, I. P. A., & Krishna, I. B. W. (2020). Konsep Ketuhanan dalam Suara Gamelan Menurut Lontar Aji Ghurnnita. Genta Hredaya, 3(1).
Dunia, I Wayan. 2009. Kumpulan Ringkasan Lontar. Surabaya : Paramita.
Gunawijaya, I. W. T., & Srilaksmi, N. K. T. (2020). Hambatan Pembelajaran Agama Hindu Terhadap Siswa Tuna Netra di Panti Mahatmia. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3), 510-520.
Gunawijaya, I. W. T. (2019). Kelepasan dalam Pandangan Siwa Tattwa Purana. Jñānasiddhânta: Jurnal Teologi Hindu, 1(1).
Nyoman.DKK. 1997. Sarasamuccaya. Surabaya. Paramita.
Karda, I Made. DKK. 2007. Sistem Pendidikan Agama Hindu. Surabaya : Paramita.
Kariarta, I. W. (2020). Paradigma Materialisme Dialektis di Era Milenial. Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 11(1), 71-81.
Ngurah, I Gusti Made. DKK. 1999. Buku Pendidikan Agama Hindu Untuk Perguruan Tinggi. Surabaya : Paramita.
Pudja,Gede. 1999. Bhagawad Gita (Pancama Veda). Surabaya : Paramita.
Pudja, Gede dan Tjokorda Rai Sudharta. 2014. Manava Dharmasastra. Surabaya : Paramita.
Suharso dan Ana Retnoningsih. 2013. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Lux. Semarang : Widya Karya.
Untara, I. M. G. S., & Gunawijaya, I. W. T. (2020). Estetika dan Religi Penggunaan Rerajahan pada Masyarakat Bali. Jñānasiddhânta: Jurnal Teologi Hindu, 2(1), 41-50Kanjeng, I
Wiana, Ketut. 1994. Bagaimana Umat Hindu Menghayati Tuhan. Jakarta : Pustaka Manikgeni.