Penguatan Literasi Keagamaan dan Kebudayaan melalui Program Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program Doktor Ilmu Agama dan Kebudayaan melaksanakan pengabdian dengan tema Retret Spiritual: Refleksi Diri Menuju Jalan Dharma di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, melakukan refleksi diri, serta menjaga keseimbangan antara nilai agama dan budaya di tengah arus modernisasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pembinaan spiritual melalui retret, sesi refleksi diri, diskusi kelompok, serta integrasi nilai dharma dengan tradisi budaya lokal. Peserta terdiri dari tokoh agama, pemuda, komunitas budaya, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran spiritual, penguatan nilai kebajikan, serta tumbuhnya solidaritas sosial. Selain itu, retret berhasil mengaitkan ajaran dharma dengan kearifan lokal Banyuwangi sehingga memperkuat identitas budaya masyarakat. Secara keseluruhan, pengabdian ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas hidup masyarakat Purwoharjo, memperkuat hubungan antara akademisi dan masyarakat, serta menghasilkan luaran akademik berupa publikasi artikel. Program retret spiritual ini dapat dijadikan model pengabdian berkelanjutan yang relevan untuk diterapkan di wilayah lain dengan karakteristik sosial budaya serupa.