Penguatan Karakter dan Kreativitas Generasi Muda di Era Digital di Desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan generasi muda, termasuk di wilayah pedesaan, yang tidak jarang memunculkan persoalan degradasi karakter dan pemanfaatan kreativitas yang bersifat konsumtif. Di tengah kuatnya nilai-nilai lokal, generasi muda desa menghadapi tantangan dalam menegosiasikan identitas, etika, dan kreativitas di ruang digital yang semakin dominan. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji dan memperkuat karakter serta kreativitas generasi muda di era digital melalui pendekatan berbasis komunitas di Desa Bengkala. Metode yang digunakan adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan desain partisipatif berbasis Participatory Action Research (PAR), melibatkan generasi muda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa melalui tahapan analisis situasi, perencanaan, implementasi, serta refleksi dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok terfokus, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karakter generasi muda dalam penggunaan teknologi digital, ditandai dengan berkembangnya sikap reflektif, tanggung jawab, dan etika digital. Selain itu, terjadi pergeseran orientasi kreativitas dari konsumsi konten menuju produksi kreatif berbasis nilai lokal dan kebutuhan komunitas. Pengabdian ini juga menegaskan peran strategis komunitas desa sebagai ekosistem pendukung keberlanjutan penguatan karakter dan kreativitas generasi muda. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pemberdayaan generasi muda berbasis partisipasi, kearifan lokal, dan literasi digital berkarakter memiliki potensi kuat untuk direplikasi di konteks pedesaan lain yang menghadapi tantangan serupa di era digital.