Konsep Ketuhanan dalam Teks Tattwa Jnana Indonesia

Main Article Content

Ni Made Evi Kurnia Dewi

Abstract

Lontar adalah media tertulis yang digunakan pada periode sebelumnya sebelum penemuan makalah sebagai bagian dari teknologi terbarukan. Tatwa Jnana adalah lontar yang mengajarkan tentang ajaran Sang Hyang Tatwa Jnana dan Sang Hyang Prayogasandhi. Tatwa Jnana berarti ilmu kebenaran atau pengetahuan tentang sifat tertinggi yang merupakan dasar dari semua tattwa (bungkahing tattwa kabeh) yang menggambarkan ajaran ilahi (tattwa). Lontar Tattwa jnana ini menempatkan Bhatara Siwa (Siwatattwa) sebagai kausal tertinggi dalam setiap ibadah. Ajaran keilahian yang terkandung adalah ajaran cetana dan acetana. Cetana adalah unsur mentalitas atau kesadaran atau kepribadian tertinggi yang abadi, abadi dan tak berujung, suci murni. Cetana terdiri dari Paramasiwa Tattwa (kesadaran tertinggi), Sadasiwa Tattwa (kesadaran tengah) dan Atmikasiwa Tattwa (kesadaran terendah). Acetana adalah elemen tanpa jiwa atau kesadaran yang abadi di alam.

Article Details

How to Cite
Ni Made Evi Kurnia Dewi. (2020). Konsep Ketuhanan dalam Teks Tattwa Jnana. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 1(1), 11-19. Retrieved from https://jurnal.ekadanta.org/index.php/sruti/article/view/57
Section
Articles

References

Agastia. 1987. Sagara Giri Kumpulan Esei Sastra Jawa Kuna. Denpasar: Wyasa Sanggraha
Darmawan, I. P. A., & Krishna, I. B. W. (2020). Konsep Ketuhanan Dalam Suara Gamelan Menurut Lontar Aji Ghurnnita. Genta Hredaya, 3(1).
Dunia I Wayan. 2009. Kumpulan Ringkasan Lontar. Surabaya : Paramita
Donder, I Ketut. 2006. Brahmavidya Teologi Kasih Sesta Kritik Terhadap Epistemologi Teologi, Klaim Kebenaran, Program Misi, Komparasi Teologi, dan Konfersi. Surabaya: Paramita
. 2009. Toeologi Memasuki Gerbang Ilmu Pengetahuan Ilmiah tentang Tuhan Paradigma Sanatana Dharma. Surabaya: Paramita
Gunawijaya, I. W. T. (2019). Kelepasan dalam Pandangan Siwa Tattwa Purana. Jñānasiddhânta: Jurnal Teologi Hindu, 1(1).
Gunawijaya, I. W. T. (2020). Konsep Teologi Hindu Dalam Geguritan Gunatama (Tattwa, Susila, dan Acara). Jñānasiddhânta: Jurnal Teologi Hindu, 2(1).
Hartaka, I. M., & Gunawijaya, I. W. T. (2020). Legalitas Upacara Sudhi Wadhani Dalam Hukum Hindu. Pariksa, 1(1).
Mantra, I.B. 1996. Landasan Kebudayaan Bali. Denpasar: Yayasan Dharma Sastra
Pudja. 1992. Theologi Hindu (Brahma Widya). Jakarta: Yayasan Dharma Sarati
Suadnyana, I. B. P. E. (2020). Ajaran Agama Hindu Dalam Kisah Atma Prasangsa. Sphatika: Jurnal Teologi, 11(2), 209-221.
Sukade, Made. 1987. Aspek Tentang Sastra. Denpasar: Kayumas
Yasa dan Sarjana. 2015. Siwa Siddhanta Brahma Widya Teks Tattwa Jnana. Denpasar: Widya Dharma
Wulandari, N. P. A. D., & Untara, I. M. G. S. (2020). Nilai-nilai filsafat ketuhanan dalam teks ādiparwa. Genta Hredaya, 4(1).
Zoetmulder. 1995. Kamus Jawa Kuna-Indonesia (1,2). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama